Berita
Akademik Alumni Umum Laporan Khusus
K. Maimun Ordik Instika 2015, Laksanakan Seminar Nasional bertemakan Aswaja
Senin, 24 Agustus 2015 Akademik, Banner, Berita, Galeri 0 komentar
Instika, 23 Agustus 2015. Orientasi mahasiswa baru, entah apa pun namanya, baik itu Ospek (Orientasi Pengenalan Kampus) atau Ordik (Orientasi Pendidikan Kampus) dan masih banyak nama lainnya sebenarnya tidak sekedar mengenalkan tradisi kehidupan kampus apalagi sekedar sosialisasi aturan dan sistem administrasi di kampus yang bersangkutan. Namun, orientasi tersebut juga bermakna sebagai...
K. Abbadi1 Rektor Instika, Resmikan Pembukaan Ordik Putera 2015.
Senin, 24 Agustus 2015 Akademik, Banner, Berita, Galeri 0 komentar
Instika, 22 Agustus 2015. Sebanyak 303 Mahasiswa Baru Putera Instika akan mengkuti serangkaian kegiatan dalam Orientasi Pendidikan Kampus...
INSTIKA Selenggarakan Halal Bihalal
Rabu, 19 Agustus 2015 Akademik, Berita, Galeri 0 komentar
Tepatnya pada hari senin, tanggal 17 Agustus 2015, bersamaan dengan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia, Institut Ilmu Keislaman...
005 (28) NU Politik, NU Konflik dan Dinamika Kebangsaan
Rabu, 30 April 2014 Alumni, Opini 0 komentar
Oleh Ach Taufiqil Aziz  2014 adalah tahun politik. Akan ada banyak momentum pemilihan. Setiap pesta demokrasi, selalu menyala harapan, di tengah utopia akan narasi kebangkitan NKRI dari keterpurukan. Tidak hanya harapan bagi bangsa ini, tapi geliat harap-harap cemas juga dirasakan pada setiap caleg dan calon pemimpin yang mengadu nasib dan perutungan menjadi wakil dan pelayan dari rakyat....
KH.-Warits Elegi Seorang Santri (Mengenang KH.A.Warits Ilyas) Oleh: Naufil Istikhari “Jangan sampai keluar dari garis Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja). Tetaplah istiqamah!” Begitulah pesanmu (KH. A....
syarifullah3 MAHASISWA INSTIKA RAIH JUARA KARYA SASTRA TINGKAT NASIONAL Satu lagi karya mahasiswa Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) mendapatkan penghargaan di tingkat nasional. Jika sebelumnya, Titinni dan Musdalifah membawa nama Instika berkibar di pentas nasional setelah papernya meraih prestasi 3 besar di Jakarta (baca: Riset Mahasiswa INSTIKA Raih Penghargaan Tiga Besar di UI), kali ini Syarifullah, mahasiswa Ekonomi Syariah INSTIKA berhasil...
pgra praktek UAS KREATIF ALA MAHASISWA PGRA Ujian Akhir Semester (UAS) senantiasa identik dengan menjawab soal-soal ujian dalam kertas jawaban dalam ruangan yang dijaga ketat oleh...
isnu-4 Pengabdian Dosen INSTIKA kepada Masyarakat Seri 4 Money Politic: Tuntutan Sistem atau Perilaku Buruk Politisi?  Dalam rangka ikut serta ambil bagian dalam momentum penting Pemilihan Umum...
IMG-20150528-WA0014 Belajar Mutu ke UIN MALANG “Rumus penjaminan mutu sederhana: tuliskan apa yang dikerjakan dan kerjakan apa yang ditulis,” kata Bapak Rosihan, kepala bidang Standar, Lembaga Penjamin Mutu Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang Kamis (28/05) pagi. Sepintas, apa yang disampaikan oleh mantan konsultan ISO tersebut memang sederhana. Tetapi setelah beliau menyampaikan lebih banyak tentang penjaminan...
IMG-20150528-WA0010 UIN MALANG AKUI INSTIKA SEBAGAI SAINGAN TERBERATNYA Laporan Tim Penjaminan Mutu Instika di UIN Malang “INSTIKA itu saingan terberat kami lho mas. Kemarin tiba-tiba mahasiswa lapor selepas...
ISNU-2 Pengabdian Dosen INSTIKA kepada Masyarakat Seri 3 Dua Indikator Pemilu Sukses Menurut NU Cabang Sumenep Sumenep. Mayoritas masyarakat Indonesia sangat menginginkan suksesnya pelaksanaan...
Relasi Kiai-Santri Di Dunia Maya
Selasa, 14 Juli 2015 Artikel, Publikasi 0 komentar
Oleh: Syafiqurrahman Akhir-akhir ini, pesantren semakin dihadapkan oleh keadaan terhadap berbagai perkembangan seperti teknologi dan pesatnya akses informasi yang menawarkan banyak kenyamanan terhadap upaya pengembangan pesantren. Sepertinya, pesantren tak bisa mengilak. Tuntutan kehidupan semakin memaksa pesantren untuk melakukan pembaruan sesuai konteks kekinian, meski di sisi lain,...
Menyelamatkan Manuskrip Pesantren
Selasa, 10 Maret 2015 Artikel 0 komentar
Oleh: Syafiqurrahman Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam tertua di bumi Nusantra. Sejak berdirinya hingga sekarang,...
Dinamika Islam Kultural Paisun Program Pascasarjana Instika Studi atas Dialektika Islam dan Budaya Lokal Madura  Pendahuluan Menilik sejarah Islam Indonesia, kita...
Keajih dalam Arena Sosial
Selasa, 14 Juli 2015 Opini 0 komentar
Oleh: Syafiqurrahman Keajih (dalam istilah Abdurrahman Wahid [Gus Dur] adalah kiai kampung) merupakan kiai yang mengasuh lembaga pendidikan langgar, bukan pesantren. Di bumi nusantara ini, langgar sebagai lembaga pendidikan Islam tertua yang kemudian berkembang menjadi pesantren. Dengan kata lain, bahwa, cikal-bakal berdirinya pesantren berawal dari pendidikan langgar, walaupun memang...
Membendung Kekerasan Terhadap Anak
Sabtu, 28 Pebruari 2015 Opini 0 komentar
Oleh: Syafiqurrahman Perilaku kekerasan terhadap anak terus bermunculan, baik fisik maupun psikis. Kekerasan tersebut banyak dilakukan oleh...
Indahnya Bersekolah Sambil Berpuasa Fathor Rachman, M.Pd (Fakultas Tarbiyah Instika Guluk-Guluk Sumenep)   Shủmuu tasihhủ, berpuasalah niscaya engkau akan sehat. Sekilas,...
schoolboy with open book on white background. Isolated 3D image MEMAHAMI MASYARAKAT ISLAM DENGAN RENDAH HATI
Kamis, 4 September 2014 Artikel, Penelitian 0 komentar
MEMAHAMI MASYARAKAT ISLAM DENGAN RENDAH HATI (Menimbang Rintisan Antropologi E. E. Evans-Pritchard) Ach. Maimun Syamsuddin Fak. Ushuluddin INSTIKA Guluk-guluk Sumenep abstract A religion embodied in the lives of its adherents shows diversity. It is such a difference that is often misunderstood and judged as right or wrong. This judgment is not wise, of course, because differences are...
teropong-profesionalism-teacher-hidup-katolik “GURU PROFESIONAL” Apa “GURU KOMPETEN” (Reorientasi Pemahaman dan Strategi Pengembangan Profesi Keguruan Menuju Terciptanya Guru yang Benar-benar Guru) Fathor Rachman, M.Pd.  ...
ISNU-2 Pengabdian Dosen INSTIKA kepada Masyarakat Seri 3 Dua Indikator Pemilu Sukses Menurut NU Cabang Sumenep Sumenep. Mayoritas masyarakat Indonesia sangat menginginkan suksesnya pelaksanaan...
FORMULIR PENDAFTARAN S1 FORMULIR PENDAFTARAN S2
CEK PELULUSAN
Secangkir Teh bersama Assegaf; Laporan Kh...

Siang itu, smooking area Gedung Quality Assurance UIN Maliki riuh rendah oleh canda tawa. Rombongan LPMP INSTIKA berbincang ria dalam suasana yang santai bersama Bapak Rosihan sembari menikmati hidangan berupa Nasi Kota bermerk, “Ayam Pakuan”. Hidangan berupa nasi lalapan tersebut benar-benar dilalap habis oleh tim LPMP INSTIKA yang ditemani oleh Bapak Rosihan.
“Inilah satu-satunya smooking area di UIN Maliki,” kata Pak Rosihan. Ia menambahkan bahwa orang-orang LPM UIN MALIKI rata-rata adalah perokok. Di saat-saat istirahat, tak jarang ruang tersebut tak hanya dinikmati oleh orang-orang di LPM sendiri, melainkan juga dari fakultas dan satker lainnya. Mereka biasanya menikmati rokok di tengah-tengah meja bundar bermdiameter 1,5 meter yang saat ini sedang kami tempati.
“Merokok itu menyehatkan lho. Satu-satunya profesor yang mengatakan bahwa merokok itu semacam menyehatkan adalah Prof. Sutiman, Dekan Fakultas Saintek UIN MALIKI saat ini. Bahkan, beliau sekarang mempunyai rumah sehat yang mengobati berbagai macam penyakit dengan metode pengasapan rokok,” kata Pak Rosihan.
Di tengah asyik-asyiknya berdiskusi tentang rokok, tiba-tiba kami dikejutkan oleh sapaan berbahasa Madura kepada kami.
“Assalamualaikum. Kadiponapa kabhar?” sebuah suara dengan bahasa Madura yang sudah agak medhok menyapa kami. Seketika kami menoleh ke arah sumber suara. Tak dinyana, suara itu berasal dari Pak Segaf, mantan anggota LPM UIN MALIKI yang saat ini telah dipindah ke Satuan Pemeriksa Internal (SPI), semacam Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di tingkat institut. Pak Segaf inilah yang memberikan bimbingan kepada kami saat menulis borang akreditasi institusi. Seketika kami langsung bersalaman, melepas kerinduan.
Ada acara apa nih ke sini? tanya Bapak Segaf yang berasal dari Sumenep juga.
Ini pak, kami mau belajar tentang penjaminan mutu untuk diterapkan di INSTIKA. Kemarin-kemarin kan hanya untuk kepentingan akreditasi. Sekarang kami memang benar-benar berusaha menghidupkan lembaga penjaminan mutu di kampus. Karena itu kami tadi sudah menetapkan untuk fokus pada penjaminan mutu di bidang akademik dan pembelajaran, ujar Syafiqurrahman, sekretaris LPMP INSTIKA memberikan penjelasan.
Ooo… begitu. Kalau siklus itu yang mau dikembangkan, kurikulumnya sudah siap?
Siap,ujar kami serempak.
Kurikulum, SAP, dan Silabinya sudah ada semua?
Heheh, kalau itu sih ada yang sudah, ada yang belum, kata Fathor Rachman
“Kalau begitu berarti masih belum siap. Jika memang benar-benar mau mengembangkan mutu bidang akademik dan pembelajaran, semua itu harus lengkap. Selain itu, harus diadakan workshop kurikulum. Kita harus melakukan review kurikulum setiap 2-3 tahun. Kurikulum tidak boleh stagnan, harus mampu mengikuti perkembangan zaman. Pernah melaksanakan workshop kurikulum?
Kami sudah pernah melakukannya.
Siapa saja yang dilibatkan?
Pimpinan institut, Pimpinan fakultas dan prodi, staf fakultas dan dosen tetap.
Bukan hanya itu mestinya dilibatkan. Kita juga perlu melibatkan orang tua, mahasiswa, dan pengguna lulusan. Ini untuk mengeahui apa yang mereka butuh dan inginkan dari mahasiswa kita jika telah lulus nanti sehingga nanti bisa dimasukkan ke kurikulum.
Mendengar itu, kami hanya manggut-manggut.
Intinya begini, LPMP tidak bisa menolak input. Input berupa mahasiswa itu boleh tidak seragam, adanya LPMP untuk menjamin agar semua lulusan INSTIKA nantinya mempuyai standar kemampuan yang sama. Masuknya boleh tidak seragam, tapi keluarnya dari INSTIKA harus menguasai pengetahuan minimal sesuai dengan standar kompetensi lulusan yang telah ditetapkan sebelumnya. Tugas LPMP adalah memastikan bahwa mutu bisa terjamin dengan baik. Untuk itu, dalam bidang perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasinya perlu dibuatkan standar-standar tertentu.
Siang itu, kami terus berbincang. Hingga tanpa terasa, waktu telah menunjuk pada angka 14.00 Wib. Sementara kebanyakan dari kami belum shalat dzuhur. Pada akhirnya, pertemuan itu harus harus diakhiri lebih cepat. Setelah sekitar sepeminuman teh kami berbincang, kami pun pamit untuk melaksanakan ibadah shalat dzuhur secepatnya karena kami pun akan kembali ke ruangan untuk mengikuti sesi penyajian selanjutnya yang akan disampaikan oleh Bapak Alfin, kepala bidang audit internal di LPM Malang. Wallahu Alam (Paisun)

Selengkapnya
Dzikrullah

“Ucapan yang paling dicintai Allah ada empat macam. Terserah kalian mau mulai dari mana saja pun boleh, yakni subhanallah, alhamdulillah, la ilaha ilallah, dan allahu akbar.” (HR Muslim).

Selengkapnya
Seribu Berkah

“Apabila seorang tamu memasuki rumah seorang mukmin, maka masuk pula bersamanya seribu berkah dan seribu rahmat.”
(Hadits… di kutip dari status kyai Abdul Hamid Husen)

Selengkapnya
Kaya Hati

لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ

“Kekayaan (yang hakiki) bukanlah dengan banyaknya harta. Namun kekayaan (yang hakiki) adalah hati yang selalu merasa cukup.”
(HR. Bukhari no. 6446 dan Muslim no. 1051)

Selengkapnya
Penghapus Dosa

“Tidaklah menimpa seorang mukmin berupa rasa sakit (yang terus menerus), rasa capek, kekhawatiran (pada pikiran), sedih , kesusahan hati atau sesuatu yang menyakiti sampai pun duri yang menusuknya melainkan akan dihapuskan dosa-dosanya.”

(HR. Bukhari no.5641 dan Muslim no. 2573)

Selengkapnya
Penghuni Neraka

“Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka angaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.”

Al-Qur’an surat ke 35 (Fatir) ayat 6

Selengkapnya
Bermunajat

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:
“Jika kamu mendengar ayam jantan berkokok, mohonlah karunia kepada Allah SWT, karena sesungguhnya binatang tersebut melihat malaikat. Jika kamu mendengar keledai memekik, mohonlah perlindungan kepada Allah SWT dari godaan syetan, karena binatang tersebut melihat syetan.”
(HR Bukhari-Muslim)

Selengkapnya
Sedekah

Ingin lepas dari masalah?
Ingin harta bertambah?
Ingin hidup berubah?
Ingin terhindar dari musibah?
Dapatkan semua dengan bersedekah

Selengkapnya