Fakultas Tarbiyah Laksanakan Ordik bagi Mahasiswa Ekstention

INSTIKA Kamis, 3 September 2015 03:01 WIB
633x ditampilkan Berita

Instika Gukuk, 03 September 2015. Sebanyak 60 Mahasiswa baru prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Prodi Pendidikan Guru Raudhatul Adfal (PGRA) untuk program ekstention mengikuti orientasi pendidikan kampus (Ordik). Ordik untuk program ekstention memang dibedakan dengan program reguler. “Mereka kan rata-rata sudah pada seneor, jadi kalau diikutkan ordik reguler akan sangat kerepotan” ungkap Moh. Afnan, selaku ketua panitia.

Dalam orientasi tersebut, mahasiswa mendapat beberapa materi yang berkaitan dengan keannuqayahan, siatem administrasi dan perkuliahan di Instika. Pada dasarnya, materi yang diberikan tidak jauh berbeda dengan ordik reguler, perbedaanya hanya fokus pada materi di dalam kelas, dan tidak ada aksesoris apapaun. “Untuk program ekstention tidak ada peloncoan, pelksanaanya pun hanya satu hari jadi orientasinya mirip dengan orientasi mahasiswa baru program pasca sarjana” ungkap ahmad khotib selaku kaprodi PAI.

Kegiatan ini dimulai sejak pukul 07.30 Wib dan akan berakhir pada pukul 15.00 Wib. Dalam acara ini, secara beurutan mahasiswa akan mendapat materi: Sejarah Annuqayah dan Instika yang disampaikan oleh Drs. KH. Abbadi Ishomuddin, MA., Orientasi Prodi dan Fakuktas yang disampaikan oleh Dekan Tarbiyah: Drs. Masyhuri, M.Pd.I., Mohammad Afnan, M.Pd.I., selaku Kaprodi PGRA dan Kaprodi PAI Ach. Khotib, M.Pd.I

Dalam pemaparan tersebut, ketiga pemateri menegeaskan bahwa hak dan kewajiban mahasiswa ektention tidak ada bedanya dengan mahasiswa reguler. Hanya saja, pelaksanaan perkulihannya saja berbeda, untuk program ekstention jadwal kuliah diperpadat pada hari Kamis dan Jumat. “Mengenai mekanisme pembelajaran, penilaian dan lain-lain, tidak ada bedanya dengan reguler” ungkap sinawar selaku Kabag. Fakultas Tarbiyah.

Selanjutnya, mahasiswa diberikan materi Pengenalan SIAKAD dan Sistem Keungan yang disampaikan oleh Dr. Ach. Maimun, M.Ag., selaku Wakil Rektor I Instika. Dalam materi ini dijelaskan tentang Visi-Misi dan Tujuan Pendidikan di Instika, Tradisi Keilmuan yang dikembangkan serta Sistem Akademik, administrasi dan sistem perkuliahan di Instika, pelaksanaan uas dan waktu pembayaran keuangan. Selanjutnya, materi keempat disakpaikan oleh Drs. KH. Washil, M.Pd.I., sebagai Wakil Rektor III yang bertugas dalam bidang kemahasiswaan dan kerjasama.

Dalam pemaparannya, K. Washil menjelaskan bahwa Instika adalah kampus pesantren, karena itu tata pakaiannya harus menyesuaikan dengan tradisi pakaian santri. “Mahasiswa tidak boleh pakai celana Jins, dan kaos oblong, apalagi celana pendek, dan bagi Mahasiswi tidak diperbolehkan memakai celana, apalagi pakaian ketat dan tembus pandang” ungkap WR III tegas. (Adm)