Posko XIV Ikut Membantu Perbaikan Jalan

LP2M Sabtu, 12 Agustus 2017 11:57 WIB
348x ditampilkan Berita

BATUAN-Setelah beberapa hari peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Riset Partisipatif 2017 INSTIKA berada di lokasi, Posko XIV desa Batuan sudah mulai terjun langsung ke lapangan untuk melakukan perbaikan jalan bersama masyarakat sekitar. Meskipun sosialisasi program kerja (proker) mengalami berbagai kendala seiring dengan kesibukan dari mayoritas masyarakat dan aparatur desa, namun peserta KKN tidak pernah putus asa untuk melaksanakan program perbaikan jalan tersebut.

Bakti sosial (Baksos) merupakan salah satu program yang diagendakan, dengan tujuan bisa bersentuhan langsung secara emosional dengan masyarakat sekitar. Dalam anggapan mereka, “KKN tanpa kerja, terasa kurang bermakna. Kegiatan ini merupakan program yang sudah sejak lama kita agendakan, agar kita dapat berinteraksi langsung dan bisa lebih dekat dengan masyarakat sekitar” tutur  Mawardi (25), selaku Ketua Posko XIV.

Kegiatan baksos ini dilakukan oleh peserta KKN Posko XIV bersama sebagian masyarakat desa Batuan pada Rabu (02/08/17). Pelebaran jalan menuju perkampungan (utamanya pesantren As-Shidqiyah) ini merupakan inisiatif dari ustadz Saifuddin sebagai penduduk setempat.  Pasalnya, di tengah-tengah jalan ini terdapat pohon asam yang menjulang tinggi, sehingga harus dilakukan penebangan terlebih dahulu. Dan juga rerumputan yang terdapat di sepanjang jalan mengganggu para pengguna jalan yang sering melintasi jalan tersebut.

Lebih lanjut, A. Habiburrahman (22), mahasiswa prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) menambahkan, kegiatan ini dilaksanakan untuk mempermudah para pengguna jalan menuju perkampungan warga. Kita sebagai peserta KKN yang juga santri harus menerapkan bahwa “Sebaik-baik manusia adalah yang bisa memberikan manfaat kepada orang lain.”

Bapak Dwimoko (40) menambahkan, “Kalian sebagai seorang mahasiswa harus bisa mengubah masyarakat di sekitar kalian. Apalagi di wilayah Guluk-Guluk, yang masyarakatnya mulai tidak bisa dikendalikan lagi. Kalian harus berani berhadapan dengan masyarakat yang memiliki watak dan kebiasaan yang berbeda-beda. Dan kami sebagai pihak yang berwajib hanya bertugas mengamankan saja, sedangkan kalianlah yang harus masuk dan berdakwah di internal masyarakat”. Itulah cuplikan motivasi dari beliau, yang turut membantu peserta KKN dalam melakukan perbaikan jalan. Dia juga merupakan salah satu anggota polisi yang kebetulan sedang melaksanakan tugas di kecamatan Guluk-Guluk. (Taufiq/ Posko XIV, Batuan).