PRODI TP FAKULTAS USHULUDDIN LAKUKAN KUNJUNGAN KE LAPAS NARKOTIKA PAMEKASAN

INSTIKA Kamis, 19 Oktober 2017 09:39 WIB
116x ditampilkan Berita

Pamekasan - Instika - Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi (TP) Fakultas Ushuluddin melakukan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Pamekasan, Rabu (18/10/2017).

Rombongan kunjungan prodi TP ke Lapas Narkotika Pamekasan dikoordinir langsung oleh Ketua Prodi TP Mahmudi, M.Fil.I., dengan dibantu sekretaris prodi TP Nuzulul Khair, M.A.

“Kami mengajak beberapa dosen Ushuluddin untuk ikut berkunjung guna memberikan masukan adanya kemungkinan kerja sama dengan Lapas Narkotika Pamekasan,” kata Mahmudi, M.Fil.I., Ketua Prodi TP.

Kunjungan tersebut dilakukan atas prakarsa salah satu dosen tetap prodi TP, Zamzami Sabiq, M.Psi., yang banyak tahu tentang program Lapas Narkotika Pamekasan.

“Bapak Zamzami banyak tahu tentang lapas narkotika Pamekasan karena beliau dan ayahnya menjadi salah satu penyuluh di bidang keagamaan bagi para napi di sana,” tambahnya.

Rombongan sampai di Lapas sekitar pukul 10:30 WIB. Rombongan diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lapas Agung Supriyanto, Amd.IP., S.H., M.Hum., berserta jajarannya.

“Kami mengucapkan banyak terimakasih atas kunjungan lembaga Instika ke Lapas ini. Kami memang butuh partisipasi dari berbagai pihak, termasuk Perguruan Tinggi untuk meningkatkan kinerja kami,” ujar Agus Supriyanto dalam sambutannya.

Dekan Ushuluddin M. Mushthafa, MA., dalam sambutannya juga menyampaikan terimakasih kepada pihak Lapas karena telah berkenan menerima kunjungan rombongan dosen Ushuluddin Instika.

“Tujuan kunjungan kami ke Lapas ini adalah untuk menjajaki kemungkinan-kemungkinan adanya kerja sama dengan Lapas. Kami sudah terbiasa menjalin kerja sama dengan berbagai instansi. Karena kami menyadari, kerja sama dengan siapapun akan sangat penting bagi lembaga kami,” katanya.

Ditambahkannya bahwa TP sedang merintis Lembaga Konseling dengan pendekatan tasawuf. Selain itu, di Ushuluddin juga ada prodi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir yang salah satu misinya adalah membentuk ahli dakwah.

“Di sinilah barangkali kamungkinan untuk dilakukan kerja sama dengan Lapas,” terangnya.

Pihak Lapas menyambut baik rencana kerja sama tersebut dan berharap ditindaklanjuti dengan lebih serius. Ditegaskan oleh Agung bahwa Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Pamekasan bukan sekadar Lapas, tetapi juga ada lembaga rehapnya. Pihak Lapas berupaya untuk menanggulangi, mencegah, dan menyembuhkan pecandu narkoba. Secara psikologi, pecandu narkoba sangat butuh perhatian. Sehubunngan dengan itu, pihak Lapas telah menjalin kerja sama dengan beberapa pihak, termasuk lembaga spiritual.

“Karena itu, saya menyambut baik keinginan Instika untuk bekerja sama dengan Lapas sini. Nanti dibuatkan MoU,” kata Agung.

Agung menambahkan, karena Instika telah datang ke Lapas Narkotika Pamekasan, maka pihaknya juga akan mengupayakan untuk hadir ke Instika guna menindaklanjuti dan membicarakan hal-hal yang dapat dikerjasamakan secara lebih jauh. (Masykur Arif/LP2D)