INSTIKA WISUDA 609 MAHASISWA PROGRAM MAGISTER DAN SARJANA

INSTIKA Ahad, 29 Oktober 2017 20:28 WIB
485x ditampilkan Berita

Guluk-guluk - Instika - Instika menggelar Rapat Terbuka dalam rangka Wisuda XIX Program Magister dan Sarjana Tahun Akademik 2016/2017 di Aula Asysyarqawi Instika, Ahad (29/10/2017). Rapat Terbuka Wisuda dipimpin Rektor Instika Drs. H. Abbadi Ishomuddin, MA.

Tahun ini, Instika mewisuda 609 mahasiswa dan mahasiswi program magister dan sarjana dengan rincian: Program Magister Prodi Pendidikan Agama Islam sejumlah 24 mahasiswa/i. Program Sarjana Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 264 mahasiswa/i, Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) sebanyak 35 mahaiswa/i, Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) sebanyak 46 mahasiswi, Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES) sejumlah 71 mahasiswa/i, Prodi Eknomi Syariah (ES) sejumlah 120 mahasiswa/i, Prodi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir (IQT) sebanyak 32 mahasiswa/i, dan Prodi Akhlak Tasawuf (AT) sebanyak 17 mahasiswa/i.

Rektor dalam sambutannya menyampaikan banyak terimakasih kepada orang tua atau wali mahasiswa dan mahasiswi yang telah memasukkan putra-putrinya ke Instika untuk mengikuti sistem pembelajaran yang diterapkan Instika.

“Alhamdulillah, Instika masih mendapat kepercayaan dari masyarakat. Kami menyampaikan banyak terimakasih kepada orang tua, wali mahasiswa yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk belajar di Instika,” katanya.

Rektor melaporkan, jumlah mahasiswa yang diterima dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan.  Dimulai dari tahun 2014 sebanyak 915 orang yang diterima, 2015 sejumlah 849 orang, 2016 tercatat 875 orang, dan 2017 sebanyak 955 orang.

“Secara keseluruhan, jumlah mahasiswa Instika yang aktif sebanyak 4.501 orang,” ungkapnya.

Menurut K. Abbadi, kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada Instika merupakan sebuah tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Karena itulah, Instika terus melakukan pembenahan dari berbagai aspek.

“Tanggung jawab itu, bukan main-main. Kami berusaha terus meningkatkan kualitas, baik kualitas akademik maupun kualitas sarana dan prasarana,” ujarnya.

Sehubungan dengan itulah, sambungnya, tahun ini Instika melakukan berbagai perbaikan. Di bidang kurikulum, Instika sudah menerapkan kurikulum KKNI. Di bidang SDM, Instika terus meningkatkan kualitas dosen. Kompetensi mahasiswa juga terus ditingkatkan. Cukup banyak mahasiswa yang mendapat prestasi, baik ditingkat lokal maupun nasional.

Di bidang sarana dan prasarana, katanya, juga terus ditambah. Seperti pembangunan gedung dan jaringan internet yang semakin ditingkatkan. Instika juga sudah mempunyai Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang belum dimiliki oleh perguruan tinggi lain se Kopertais wilayah IV.

“Kami terus berusaha memanaj perguruan tinggi kami sesuai standar,” katanya.

Rektor juga mengabarkan, Instika sedang berproses mengembangkan institusi dari Institut ke Universitas. Sebelum menjadi universitas, Yayasan akan mendirikan Institut Sains dan Teknologi Annuqayah yang pada akhirnya dua lembaga ini akan digabung menjadi satu, yakni menjadi universitas.

 “Mudah-mudahan pada awal tahun 2018 SK pendirian institut sains dari Dikti sudah turun, sehingga di akhir tahun 2018 sudah bisa merubah jadi universitas,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, K. Abbadi meminta doa dan dukungan dari berbagai pihak untuk Instika. “Alhamdulillah , berkat dukungan berbagai pihak, Instika terus berkibar,” katanya.

Sementara itu, seluruh civitas akademika Instika mengucapkan selamat dan sukses kepada wisudawan dan wisudawati Instika tahun akademik 2016/2017. (Masykur Arif/LP2D)