KETUA PD MES SUMENEP: MAHASISWA ES, HES, DAN PS OTOMATIS MENJADI ANGGOTA MES

INSTIKA Selasa, 7 November 2017 15:32 WIB
167x ditampilkan Berita

Guluk-guluk - Instika - Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah Kabupaten Sumenep (PD MES Sumenep) bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Instika mengadakan Seminar dan Pelantikan PD MES Sumenep, Ahad (5/11/2017) di Aula Mini Instika.

Ketua PD MES Sumenep Hajar, M.E., dalam sambutannya mengatakan, acara tersebut memiliki beberapa tujuan, di antaranya: mengesahkan pengurus MES Sumenep periode 2017-2019, deklarasi MES Sumenep, sosialisasi program utama MES Sumenep, dan bertujuan mengajak masyarakat, akademisi, dan pemerintah untuk bersinergi dalam mengembangkan ekonomi syariah di kabupaten Sumenep.

Kepengurusan MES Sumenep rata-rata dipegang oleh pemuda dengan tingkat pendidikan S1 dan S2. “Sengaja dihimpun dari kalangan pemuda dikarenakan  pemuda cenderung lebih energik, kreatif, dan inovatif, sehingga diharapkan mampu memberikan kontribusi yang optimal dalam mengembangkan MES Sumenep,” tambahnya.

Mengenai keanggotaan MES Sumenep, menurut Hajar, dibuka untuk umum. Semua kalangan bisa masuk menjadi anggota. Sedangkan khusus mahasiswa prodi Ekonomi Syariah (ES), Hukum Ekonomi Syariah (HES), dan Perbankan Syariah (PS), dapat secara otomatis menjadi anggota MES Sumenep yang dikoordinir melalui Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ).

“Mahasiswa ES, HES, dan PS diakui atau tidak pasti memiliki visi untuk mengembangkan ekonomi syariah. Mereka adalah generasi yang bisa dipersiapkan untuk ikut berkontribusi dalam mensyariahkan ekonomi masyarakat Sumenep. Oleh sebab itu, kami pengurus MES Sumenep hadir untuk membantu mengembangkan potensi mahasiswa tersebut, khususnya dalam bidang ekonomi syariah,” imbuhnya.

Sementara itu, Dekan FEBI Instika Ahmad Majdi Tsabit, S.EI., M.M. menjelaskan, kepengurusan MES Sumenep untuk saat ini dipegang oleh rata-rata alumni Instika Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES).

“MES, selain sebagai wadah untuk mahasiswa, praktisi, dan akademisi Ekonomi Syariah, juga sebagai penggerak penegakan dan penerapan ekonomi Syariah, khususnya di Sumenep,” katanya. (Masykur Arif/LP2D)