UKM PRAMUKA INSTIKA IKUTI PELATIHAN TINGKAT DASAR

INSTIKA Senin, 8 Januari 2018 14:45 WIB
270x ditampilkan Berita

Guluk-guluk - Instika - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka Racana KH. Abdullah Sajjad (putra) dan Racana Siti Khadijah (putri) Instika mengikuti Kursus Mahir Pembina Pramuka Tingkat Dasar (KMD) yang diadakan Gugus Depan (GUDEP) Yayasan Annuqayah 08.171-08.172, di lingkungan Instika.

Nur Cahyati, ketua UKM Pramuka Racana Siti Khadijah menuturkan, pelaksanaan pelatihan ini akan berlangsung selama 6 hari dari Kamis hingga Selasa (04-09/01/2018). “Acaranya untuk anggota putra-putri, dan yang mengadakan juga kerjasama GUDEP putra dan putri,” tambahnya.

 Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini sebenarnya dijadwalkan tiga malam berkemah dan tiga malam selanjutnya di ruangan kampus. Namun berhubung karena adanya cuaca yang buruk, maka seluruh peserta harus bermalam di Gedung Kiai Abdullah Sajjad sebagai pengganti dari perkemahan tersebut.

Dikabarkan, kegiatan tersebut juga diikuti anggota dari luar Annuqayah. Sementara untuk putri peserta mencapai 41 orang dari berbagai daerah. Ada yang dari Sampang, Karduluk, Pragaan, Lenteng, dan dari Annuqayah sendiri. “Total jumlah keseluruhan ada 41 anggota yang kemudian dibagi menjadi lima kelompok,” tutur Cahya.

“Masing-masing kelompok itu ada yang diberi nama Mata, Hidung, Telinga, Mulut, dan Dagu,” sela Fatimatuz Zahroh, salah satu panitia putri.

Selama pelaksanaan para peserta akan ditemani oleh pembina dan pelatih dari pusat pendidikan dan pelatihan (PUSDIKLAT) cabang Sumenep.“Pelatihnya ada kak Hasyik, kak Emi, Kak Nanik, Kak Mariyana, kak Junaida dan kak Maimuna,” tambah Cahya.

Sementara itu, M. Aridli Jakfar bendahara panitia putra saat ditemui di kemahnya menyampaikan, dilaksanakannya kegiatan ini dalam rangka memupuk peserta untuk pintar dalam mengelola anggota muda. “Titik tekan atau target kami dalam kegiatan ini adalah memapankan pribadi peserta dalam pengelolaan anggota muda,” katanya

            Ia menambahkan, dengan adanya kegiatan ini juga untuk melatih peserta dalam melakukan upacara. Menurutnya, upacara adalah bagian dari patriotisme. Belajar kedisiplinan, kepatuhan, kesopanan, bersedia mengorbankan segala-galanya untuk kejayaan dan kemakmuran tanah air. “Jika upacara bisa terlaksana dengan baik, maka keseharian kita kemungkinan besar akan baik”, tambahnya menjelaskan manfaat upacara.

Berkenaan dengan manfaat legal dalam pramuka bagi peserta yang mengikuti KMD ini, Ramdhan Baisori salah satu peserta dalam kegiatan tersebut mengatakan, peserta yang selesai mengikuti kegiatan KMD ini sudah bisa menjadi pembina pramuka. “Saya ikut KMD ini agar saya bisa jadi pembina”, terangnya.

Dalam pantauan, pada hari pertama semua peserta harus mengikuti orientasi kursus, pretes, kontrak belajar, dan dinamika kelompok.

Moh. Hasyik, selaku salah satu pelatih memberikan suntikan semangat dan pengetahuan mendasar seputar kegiatan KMD kedepannya. Ia menyampaikan bahwa KMD ini baru pelatihan awal, untuk selanjutnya akan ada pelatihan lanjutan seperti Kursus Mahir Pelatihan Tingkat Lanjutan (KML), Kursus Pelatih Dasar (KPD) dan Kursus Pelatih Lanjutan (KPL).

Kontributor: Lailatul Qamariyah, Husnayain, Ainur Rifqi

Editor: Masykur Arif, M.Hum