INSTIKA ADAKAN KLINIK BORANG AKREDITASI PRODI

INSTIKA Kamis, 22 Februari 2018 14:58 WIB
532x ditampilkan Berita

Sumenep - Instika - Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) menginginkan kompetensi Tim Kerja Penyusun Borang Akreditasi Program Studi (Prodi) semakin baik dan bisa diandalkan. Oleh karena itu, Instika, Selasa sampai Rabu (20-21/2/2018) kemarin di Hotel Dreamland Sumenep mengadakan Klinik Borang Akreditasi Prodi.

Kegiatan ini menghadirkan pemateri Dr H As’aril Muhajir M Ag selaku Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Hadir mengikuti kegiatan ini, Rektor Instika Drs H Abbadi Ishomuddin MA, Wakil Rektor I Dr Ach Maimun M Ag, Wakil Rektor II H Mohammad Hosnan M Pd, Wakil Rektor III Drs H A Washil M Pd I, beserta seluruh Dekan, Kajur, dan Tim Penyusun Borang Prodi sekitar 25 orang.

Rektor Drs H Abbadi Ishomuddin dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan nilai akreditasi prodi di Instika menjadi yang terbaik. “Jika dahulu ada prodi yang dapat nilai akreditasi C atau B, maka dengan mengadakan klinik borang ini diharapkan nanti angka akreditasinya semakin meningkat ke yang terbaik,” katanya.

Rektor mengucapkan terimakasih kepada Dr As’aril yang sudi hadir memenuhi undangan Instika untuk membantu, membimbing, dan mengarahkan Tim dalam menyusun dan mengisi borang prodi. “Semoga dengan bimbingan Bapak Dr. As’ril, harapan kita menjadi terkabulkan,” ucapnya.

Dr As’aril di awal penyampaian materinya mengatakan bahwa dirinya sangat senang bisa hadir ke pondok pesantren Annuqayah. “Karena, dalam pengamatan saya, Annuqayah itu merupakan salah satu pesantren tertua di Madura,” katanya meyakinkan.

Berkenaan dengan pengajuan akreditasi, Dr As’aril menyampaikan bahwa berdasarkan peraturan pemerintah, prodi tidak bisa menjalankan fungsinya apabila tidak memenuhi syarat akreditasi. “Perguruan tinggi atau program studi tidak bisa memberikan gelar akademik kepada mahasiswa apabila prodinya tidak terakreditasi atau lambat dalam mengajukan akreditasi,” tambahnya.

Setelah memberikan saran agar mengajukan akreditasi sesuai dengan waktu yang ditentukan pemerintah, dosen IAIN Tulungagung ini kemudian fokus mendampingi dan membimbing Tim dalam mengisi borang.

“Alhamdulillah, selama mengikuti pelatihan ini kami merasa sudah kenal lama dengan Bapak Dr As’aril, padahal kami baru kenal,” ucap Wakil Rektor I Dr Ach Maimun pada sambutan penutupan klinik borang ini. Tentunya, tambahnya, semua ini berkat kemampuan Dr As’aril dalam bergaul.

Memang, dalam pengamatan instika.ac.id, semua peserta dibuat senang dengan joke-joke dan senda guraunya yang segar. Sehingga, sesi demi sesi pelatihan dapat diikuti tanpa rasa capek dan bosan.

Penulis: Masykur Arif (LP2D)