DIMINTA MENGAJAR SISWA MADRASAH DINIYAH PESERTA KKN POSKO XLV DESA BUNGIN-BUNGIN SANGAT BAHAGIA

INSTIKA Sabtu, 14 Juli 2018 09:38 WIB
167x ditampilkan Berita

Dungkek – INSTIKA - Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Riset Partisipatif 2018 Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep Posko XLV Desa Bungin-bungin Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep, Rabu (11/7/2018) diminta mengajar di Madrasah Diniyah oleh Ny Hj Maimunah pengasuh Ponpes Al-Qoshdu Desa Bungin-bungin.

Permintaan itu diutarakan pada saat peserta KKN Posko XLV mengikuti kegiatan rutin warga berupa Kompolan Tadarus Al-Qur'an di Ponpes Al-Qashdu Desa Bungin-bungin. “Kami meminta kesediaan peserta KKN dari INSTIKA ini untuk mengajar di Madrasah Diniyah di sini,” kata Ny Hj Maimunah.

Permintaan itu langsung direspon positif oleh peserta KKN Posko XLV. “Terima kasih atas tawarannya Ibu Nyai. Kami senang apabila dilibatkan dalam mengabdi dan mengajar di lembaga ini. Terlebih ini memang merupakan tugas kami untuk mengamalkan apa yang kami dapatkan di pesantren dan di perguruan tinggi kami,” ujar ketua Posko XVL Zahratun Ni'am.

Agenda mengajar di Madrasah Diniyah Ponpes Al-Qoshdu dijadwalkan pada sore hari setiap hari kecuali Jumat. “Kami akan segera bikin jadwal piket mengajar,” sambungnya.

Penulis: Zahratun Ni’am (Mahasiswa Prodi Tasawuf dan Psikoterapi, Peserta KKN Posko XLV Desa Bungin-Bungin Dungkek)

Editor: Masykur Arif (LP2D)