TINGKATKAN MUTU DOSEN, INSTIKA ADAKAN SOSIALISASI ADMINISTRASI DOSEN

INSTIKA Selasa, 25 Desember 2018 07:29 WIB
97x ditampilkan Berita

Guluk-Guluk - INSTIKA - Ketidaktahuan mengenai tugas administrasi yang harus dikerjakan dosen seringkali menjadi kendala bagi dosen dalam meningkatkan mutu dan karir akademiknya. Bahkan hal ini juga berdampak pada tidak meningkatnya mutu perguruan tinggi tempatnya mengabdi. Sehubungan dengan inilah, Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep, Senin (24/12/2018) di ruang pertemuan INSTIKA, mengadakan sosialisasi administrasi dosen.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 40 dosen tetap INSTIKA yang sudah ber-NIDN. Hadir juga Rektor, Drs. H. Abbadi Ishomuddin, MA., Wakil Rektor I Dr. H. Ach. Maimun, M.Ag., Wakil Rektor II, H. Mohammad Hosnan, M.Pd., dan Kepala Pusat Pelaporan Data dan Dokumentasi INSTIKA, Abd. Rahman, M.H., yang sekaligus pemateri.

Dalam sambutannya, Rektor mengharapkan semua dosen mampu mengetahui dan memenuhi tugas-tugas administrasi yang menjadi tanggungjawabnya. Bahkan Rektor mengaharapkan dosen yang mengurusi kenaikan pangkat perlu mendapat dukungan dan dorongan. “Perlu diberi reward mereka yang mengurusi kenaikan pangkat, khususnya yang ke Guru Besar,” terang K. Abbadi.

Melalui acara ini, Wakil Rektor I mengharapkan semua dosen dapat mengurusi administrasi dengan baik. Menurutnya, tugas dosen bukan hanya mengajar, meneliti, dan mengabdi, tetapi juga melaporkan secara administratif segala sesuatu yang dikerjakannya. “Bahwa laporan administratif sangat penting bagi lembaga dan dosen itu sendiri,” tegas Dr. H. Maimun.

Sementara itu, dalam sosialisasi adminitrasi dosen, Abd. Rahman, MH., menyampaikan beberapa sistem administrasi yang harus diisi oleh dosen. Mulai dari SIAKAD, EMIS, FORLAP, SKP, INPASSING, JAFUNG, hingga SERDOS. Menurutnya, sistem pelaporan akademik ini harus dipelajari dan dikerjakan oleh dosen. Selain itu, katanya, waktu pengisian data sistem tersebut perlu juga diperhatikan. Misalnya, SKP wajib dikerjakan dan dilaporkan pada bulan Januari sampai Februari pada setiap tahunnya.

Melihat rumitnya sistem administrasi yang harus dipenuhi dosen, sebagian dosen dalam kegiatan tersebut meminta untuk diberikan pendampingan pada saat mengisi sistem pelaporan data tersebut. Permintaan ini direspon oleh wakil Rektor II, H. Mohammad Hosnan, yang sekaligus memandu jalannya acara, yakni dengan membuat grup WA khusus dosen yang punya kewajiban mengisi sistem tersebut. “Melalui grup ini diharapkan dosen dapat menanyakan hal-hal administratif yang belum dipahaminya,” katanya.

Di samping itu, WR II juga menyarankan agar Kaprodi proaktif dalam mendorong dosen di prodinya masing-masing untuk mengisi sistem administrasi dosen tersebut. “Karena dalam SKP yang memberikan penilaian kinerja dosen yang akan dilaporkan adalah kaprodi,” jelasnya.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 8:30 ini berakhir sekitar pukul 12:00.

Penulis: Masykur Arif (LP2D)