MAHFUD MD DAN INSTIKA GELAR SARASEHAN KEBANGSAAN BERSAMA TOKOH-TOKOH MADURA

INSTIKA Senin, 4 Februari 2019 16:59 WIB
95x ditampilkan Headline Berita

Guluk-Guluk – INSTIKA - Sejumlah tokoh masyarakat Madura, mulai dari perwakilan pemerintah, tokoh lintas agama, para kiai, pendeta, akademisi, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan menghadiri Sarasehan Kebangsaan di Ruang Pertemuan Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep, Senin (4/2/2018).

Kegiatan yang bertema “Mengembangkan Budaya Toleran Ala Masyarakat Madura” ini digelar oleh Gerakan Suluh Kebangsaan bersama INSTIKA dan Institut Sains dan Teknologi (IST) Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep. Tokoh-tokoh nasional kelahiran Madura yang hadir dalam kegiatan ini adalah, Prof. Dr. H. Moh. Mahfud MD; Dr. KH. A. Malik Madani, MA.; penyair KH. D. Zawawi Imron; mantan rektor UIN Sunan Ampel Surabaya dan salah satu pengasuh Annuqayah Prof. Dr. KH. Abd. A’la, M.Ag.; serta Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi.

Selaku tuan rumah, Rektor INSTIKA Drs. KH. Abbadi Ishomuddin, MA., menyampaikan terima kasih kepada Gerakan Suluh Kebangsaan yang telah menempatkan acara ini di INSTIKA. Menurutnya, perlu untuk terus menjaga semangat kebangsaan yang baik, terutama di tengah pergeseran budaya akibat teknologi informasi yang serba cepat. Maraknya berita hoaks dapat menyebabkan hancurnya semangat kebangsaan. Melalui kegiatan ini, K. Abbadi mengharapkan, tokoh-tokoh masyarakat Madura mempunyai pegangan bersama dalam merawat semangat kebangsaan khususnya di dalam pengunaan media sosial.

Sementara itu, selaku ketua Gerakan Suluh Kebangsaan, Mahfud MD menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini sudah dilakukan di enam tempat dan di INSTIKA ini merupakan yang ketujuh kalinya. Menurutnya, Gerakan Suluh Kebangsaan masih akan melakukan kegiatan yang sama di tempat lain dengan topik yang berbeda-beda.

Dijelaskannya, tujuan Gerakan Suluh Kebangsaan adalah untuk merawat semangat kebangsaan, menjaga kerukunan di tengah keragaman dengan toleransi. Ia mengharapkan, toleransi yang dibangun oleh masyarakat Madura dapat dipertahankan dan dijadikan contoh dalam menjaga keutuhan bangsa.

Acara yang dimulai sekitar pukul 9:00 WIB dan berakhir sekitar pukul 13:00 WIB itu berjalan dengan khidmat. Para tokoh masyarakat Madura menyampaikan kekhawatirannya mengenai keadaan politik, sosial, dan ekonomi masyarakat Madura akhir-akhir ini. Dari sekian pendapat tokoh masyarakat tersebut, disimpulkan di akhir acara oleh Mahfud MD, bahwa menjaga keutuhan bangsa adalah hal utama yang akan terus diperjuangkan bersama oleh para tokoh masyarakat Madura.

Penulis: Masykur Arif (LP2D)