GELAR SILATURAHIM, PIMPINAN AJAK CIVITAS AKADEMIKA UNTUK LEBIH DISIPLIN

INSTIKA Kamis, 22 Agustus 2019 16:54 WIB
111x ditampilkan Galeri Headline Berita

Guluk-Guluk – INSTIKA – Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep menggelar silaturahim antara pimpinan, dosen dan karyawan, Kamis (22/8/2019) di Ruang Pascasarjana INSTIKA.

Wakil Rektor II KH. Mohammad Hosnan, M.Pd., yang memandu jalannya acara, menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk silaturahim, halal bihalal dan persiapan pelaksanaan perkuliahan semester ganjil tahun akademik 2019-2020. “Kita telah menyiapkan jadwal mengajar, dan melalui acara ini kita dapat menyegarkan kembali pengabdian kita kepada Annuqayah umumnya dan INSTIKA khususnya,” katanya.

Demikian juga, Rektor Drs. KH. Abbadi Ishomuddin, MA., menyampaikan bahwa acara ini biasanya dilaksanakan di awal bulan Syawal. Namun, karena jadwal masuk kuliah masih lama, maka akhirnya diadakan menjelang masuk kuliah sambil menyerahkan jadwal tugas mengajar. “Kita akan memulai aktivitas perkuliahan hari Sabtu 24 Agustus mendatang,” jelasnya.

Selain itu, rektor menyampaikan beberapa hal terkait dengan kedisiplinan dalam kegiatan pendidikan. Pertama, rektor mengharap tidak ada dosen yang menggabung kelas. Seperti, dosen mengampu materi yang sama di dua kelas, kemudian digabung menjadi satu kelas. Hal ini tidak boleh terjadi.

Kedua, diharapkan dosen tidak mengubah jadwal mengajar dengan sendirinya. Jika ada jadwal ingin diubah, maka dosen yang bersangkutan hendaknya melaporkan dan menunggu persetujuan dari prodi.

Ketiga, khusus dosen berkala. Diharapkan untuk konfirmasi ke prodi sebelum melaksanakan kegiatan mengajar. Hal ini agar tidak berbenturan dengan jadwal mengajar dosen lain.

Keempat, jumlah tatap muka mengajar hendaknya sesuai aturan. "Jangan sampai satu kali tatap muka dicatat dua kali," tegasnya.

Kelima, dosen tidak boleh mamakai asisten. Jika terpaksa, maka hendaknya yang bersangkutan melaporkan terlebih dahulu ke prodi untuk mendapat persetujuan atau pemecahan alternatif. Pada bagian ini, rektor mengingatkan bahwa para masyaikh Annuqayah, sesibuk apa pun tidak pernah memakai asisten. “Apalagi kita,” terangnya.

Keenam, mengenai nilai mahasiswa. Rektor mengharapkan seluruh dosen menyetor atau mengupload nilai ke SIAKAD sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Apabila yang bersangkutan tidak bisa melaksanakannya, maka diharapkan jauh hari sebelumnya sudah melaporkan ke pihak prodi. Sebab, tegas rektor, hal ini tidak boleh terlambat karena berkaitan dengan pelaporan ke sistem PDDIKTI.

Ketujuh, dosen diharapkan untuk terlibat dalam menjaga kedisiplinan mahasiswa dan akhlak mahasiswa, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Dosen diharapkan untuk selalu mengingatkan. Misalnya, ketika kegiatan perkuliahan ada mahasiswa yang bermain HP maka hendaknya ditegur, kecuali perkuliahan yang butuh bantuan HP, maka boleh dilanjutkan.

Kedelapan, berkenaan dengan kepangkatan dosen. Rektor mengharapkan seluruh dosen aktif mengurus masalah kepangakatannya. Apabila tidak mengetahui hal ini, maka diharapkan supaya rajin bertanya kepada prodi atau ke bagian administrasi.

Demikianlah beberapa arahan yang disampaikan rektor. Di samping itu rektor menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan INSTIKA.

Usai rektor menyampaikan sambutannya, Wakil Rektor II KH. Hosnan memberikan tambahan, di antaranya; ruang dosen sudah bisa dimanfaatkan oleh para dosen, kantor akan dibuka mulai pukul 7:00 WIB, diharapkan dosen tidak melaksanakan perkulian pada jam nol, dan dosen diharapkan untuk bekerjasama dalam menjaga kode etik mahasiswa.

Sementara itu, Wakil Rektor I Dr. H. Ach. Maimun, M.Ag., juga memberikan arahan, di antaranya; dosen wajib tertib administrasi, dosen diharapkan tidak mengadakan perkuliahan di luar lingkungan kampus, dosen hendaknya mengawali dan mengakhiri perkuliahan dengan doa bersama, jika dosen memiliki usul demi kemajuan INSTIKA maka hendaknya diusulkan, dan jika menemukan kekurangan maka hendaknya disampaikan. “Jika ada usul yang tidak dijalankan mungkin kami belum mampu, bukan berarti tidak diindahkan,” jelasnya.

Acara yang dimulai pukul 13: 00 WIB ini berakhir sekitar pukul 14:30. Usai acara diadakan makan bersama.

Penulis: Masykur Arif (LP2D)