INSTIKA Turut Berduka Cita atas Wafatnya Gus Sholah

INSTIKA Senin, 3 Februari 2020 09:37 WIB
264x ditampilkan Galeri Headline Berita

Guluk-Guluk – INSTIKA - Kabar duka tentang wafatnya Kiai Salahuddin Wahid atau akrab di sapa Gus Sholah menyebar di berbagai media sosial, termasuk di grup whatsapp dosen dan karyawan Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep.

Kabar duka di grup wa INSTIKA itu pertama kali disampaikan oleh Rektor Drs. KH. Ah. Syamli, M.Pd.I., yang kemudian disusul ucapan bela sungkawa dari penghuni grup tersebut. Atas nama INSTIKA, Rektor menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas wafatnya Gus Sholah. Selanjutnya, rektor meminta untuk berdoa dan mengirimkan fatihah untuk Gus Sholah.

Kabar meninggalnya Gus Sholah tersebar setelah putra Gus Sholah, Irfan As’ari Sudirman Wahid mengabarkan bahwa ayahnya telah meninggal dunia pada pukul 20.55 WIB, Ahad (2/2/2020), melalui twitter. Gus Sholah meninggal dalam proses perawatan di RS Jantung Harapan Kita, Jakarta Barat.

Gus Sholah adalah cucu pendiri NU, Hadratusysyaikh KH. Hasyim Asy’ari. Lahir di Jombang Jawa Timur, pada 11 September 1942. Adik KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur presiden keempat RI itu, selama ini terkenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang Jawa Timur. Pesantren ini terkenal sebagai “kiblat” pesantren-pesantren NU.

Karena itu, INSTIKA di bawah naungan pondok pesantren Annuqayah Guluk-Guluk yang memperjuangkan Ahlussunnah Waljamaah, turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya tokoh NU tersebut.

Penulis: Masykur Arif (LP2D)