Mengabdi kepada Masyarakat, Fakultas Syariah Dirikan LBH dan Pusat Pengembangan Hukum Keluarga Islam

INSTIKA Selasa, 3 Maret 2020 06:53 WIB
269x ditampilkan Berita

Guluk-Guluk – INSTIKA - Ahad (1/3/2020) merupakan hari yang bersejarah bagi Institut Ilmu Keislaman Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep. Sebab di hari itu, Fakultas Syariah melaunching pendirian dua lembaga sekaligus, yakni Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan Pusat Pengembangan Hukum Keluarga Islam (PUSPAHUGAIS).

Menurut penuturan Wakil Dekan Fakultas Syariah, Moh. Jazuli, M.H.I., dua lembaga tersebut merupakan implementasi program kerja dua prodi yang berada di Fakultas Syariah. “LBH merupakan kepanjangan tangan prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES), sementara PUSPAHUGAIS adalah kepanjangan tangan prodi Hukum Keluarga Islam (HKI),” jelasnya ketika ditemui di kantornya usai acara peresmian dua lembaga tersebut.

Tujuan didirikannya LBH, lanjut Jazuli, adalah dalam rangka untuk lebih meningkatkan fungsi pengabdian kepada masyarakat. “Jika ada masyarakat yang perlu bantuan hukum, maka dengan didirikannya LBH itu, INSTIKA bisa hadir membantu. Baik masalah itu berkaitan dengan hukum perdata atau hukum pidana. Demikian juga yang berkaitan dengan hukum Islam atau hukum kenegaraan,” terang Jazuli.

Sementara, tujuan PUSPAHUGAIS didirikan adalah untuk mendampingi masyarakat yang punya masalah dalam keluarga, baik pranikah, ketika menikah, atau pun sesudah menikah. “Misalnya, jika ada pemuda atau pemudi yang belum menikah, dan butuh tempat konsultasi mengenai pernikahan, maka PUSPAHUGAIS bisa membantu,” tambah Jazuli.

Di samping itu, PUSPAHUGAIS juga bisa menjadi mediator untuk mendamaikan problem rumah tangga, seperti mengupayakan agar tidak terjadi perceraian, dan persoalan-persoalan lain yang menyebabkan keretakan rumah tangga. “PUSPAHUGAIS siap membantu untuk mengatasi problem rumah tangga,” jelas Jazuli.

Pendirian dua lembaga tersebut, diresmikan oleh Rektor yang diwakili Wakil Rektor I, Dr. H. Damanhuri, M.Ag. Selain launching dan peresmian, Fakultas Syariah juga mengadakan seminar yang bertema “Optimalisasi Penerapan Hukum sebagai Penunjang Marwah Berbangsa dan Bernegara” dengan menghadirkan narasumber Nabbilah Amir, SH., MH. (dosen dan advokad serta mediator tersertifikasi MA) dan Nurhayati Ahmad, S.H.I. (anggota advokad Jawa Timur).

Penulis: Masykur Arif (LP2D)