UKM Pramuka Gelar Diskusi Online tentang Pemberdayaan Pemuda

INSTIKA Rabu, 29 April 2020 11:36 WIB
73x ditampilkan Berita

INSTIKA -  Pada Senin (27/4/2020), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka pangkalan Kampus Annuqayah (Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) dan Institut Sains dan Teknologi (IST) Annuqayah) Guluk-Guluk Sumenep mengadakan seminar online melalui grup WA tentang Youth Involvement.

Acara yang diprakarsai oleh Racana KH. Abdullah Sajjad ini menghadirkan Dr. Zamzami Sabiq, M. Psi, Waka Binamuda Kwarcab Sumenep sekaligus dosen INSTIKA, sebagai pemateri. Acara yang juga dimoderatori oleh kak Ahmad Zaini, S,Pd., Ketua Dewan Sako Pramuka Ma’arif NU Sumenep ini diikuti oleh 107 peserta dari masing-masing kontingen, delegasi lembaga, maupun individu. Latar belakang pendidikan peserta yang mengikuti webinar ini pun bermacam-macam. Ada yang purna-kuliah, sedang kuliah, SLTA sederajat, bahkan SLTP sederajat. Hal itu bukan menjadi perselisihan, mengingat tema kali ini memang khusus ditujukan untuk kawula muda.

Dalam pemaparannya, alasan umum mengapa perlu melibatkan anggota muda dalam pengambilan keputusan adalah, pertama, hak-hak kaum muda. Kaum muda memiliki hak untuk terlibat dan agar suara mereka didengar dalam keputusan yang akan memengaruhi mereka. Partisipasi adalah hak dasar semua orang, tanpa memandang usia. Sejauh menyangkut kaum muda, hak ini diabadikan dalam Konvensi PBB tentang Hak-Hak Anak, pasal 121.

Kedua, bagian dari demokrasi dan representasi yang relevan.

Ketiga, kita butuh pandangan anak muda terutama pandangan yang sangat bernilai.

Keempat, sebagai pengembangan keterampilan bagi anggota muda.

Pengambilan keputusan tak bisa dilakukan secara sepihak. Anggapan bahwa kaum muda tak punya kecakapan dalam menentukan sesuatu tidak bisa dibenarkan. Apalagi menurut beliau, alasan secara kepramukaan tentang pentingnya melibatkan kaum muda dalam pengambilan keputusan adalah sebagai elemen kunci untuk mengimplementasikan misi Kepanduan.

Webinar ini ditutup dengan pemberian quiz oleh pemateri sendiri terkait materi yang telah disampaikan, tentu dengan reward yang menarik. Dilihat dari track record selama diskusi, peserta antusias mengikuti kegiatan ini. Terbukti dengan banyaknya pertanyaan serta tanggapan aktif, bukan hanya dari narasumber, namun seluruh peserta yang mengikuti. Pada sesi akhir diskusi beliau juga berpesan pada seluruh peserta yang mayoritas adalah anggota muda Gerakan Pramuka untuk tidak takut mencoba suatu hal.

“Jangan takut untuk mencoba. Habiskan jatah gagalmu di masa muda” tandas Zamzami Sabiq.

Penuli: Adrie Ridha Maulana (Mahasiswa IST Annuqayah yang juga anggota Racana KH. Abdullah Sajjad Kampus Annuqayah)