Bedah Karya Kiai Faizi, Shalat adalah Latar Belakang Penulisan Buku "Safari"

INSTIKA Kamis, 17 Desember 2020 04:43 WIB
321x ditampilkan Galeri Headline Berita

Guluk-Guluk - INSTIKA - Kiai Faizi menceritakan latar belakang penulisan bukunya yang berjudul "Safari: Buku Saku Perjalanan"  yang diterbitkan INSTIKA Press.

Dalam penuturannya, yang melatari penulisan buku itu adalah perkara shalat. Banyak orang yang ditemui atau mengatakan langsung kepadanya (curhat) ketika melakukan perjalanan jauh sering meninggalkan shalat.

"Padahal shalat itu wajib dilaksanakan dalam kondisi apa pun termasuk ketika sedang melakukan perjalanan," katanya pada saat membedah bukunya di Pembukaan Musyawarah Kerja Dewan Eksekutif Mahasiswa Putri Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep, Selasa (15/12/2020) di Aula Assyarqawi.

Karena itu, ungkap Kiai yang memiliki mobil kesayangan Colt T120 itu, ditulislah buku panduan perjalanan tersebut. Tujuan utamanya agar orang yang melakukan perjalanan tidak meninggalkan shalatnya.

Selain itu, alasan lain penulisan buku tersebut adalah banyak orang yang tidak mengetahui adab di perjalanan. Padahal adab atau akhlak di perjalanan sangat penting diketahui pengguna jalan demi nilai-nilai kemanusiaan, kenyamanan dan keselamatan.

"Di Bandara ada toilet yang tidak ada airnya. Ini bagaimana caranya tetap melaksanakan kewajiban di tempat yang tidak ada airnya," kata Kiai Faizi memberikan contoh.

Menurut Kiai yang bismania ini, hal-hal semacam itu ada panduannya di buku yang ditulisnya tersebut, dan termasuk hal-hal lain yang berkaitan dengan masalah bagaimana agar mudah melaksanakan shalat di dalam perjalanan.

Sehubungan dengan itu, Kiai Faizi menekankan perlunya persiapan sebelum melaksanakan perjalanan. Sebab, menurutnya, perjalanan tanpa persiapan akan mendapatkan halangan yang serius.

Tapi jika ada persiapan sebelum melakukan perjalanan, tegasnya, maka akan mendapatkan kemudahan meskipun, misalnya, ada hambatan. Karena hambatan itu sudah diperhitungkan sejak awal atau dalam persiapan.

Lalu, Kiai Faizi mengabarkan di buku tersebut ada panduan mengenai apa yang perlu dipersiapkan ketika akan melakukan perjalanan. Di buku itu pula ditulis mengenai adab pengemudi dan penumpang. Demikian pula mengenai tata cara melaksanakan shalat di tengah perjalanan dilengkapi dengan bacaan niat dan doanya.

Disimpulkan oleh Kiai Faizi bahwa buku tersebut berisi tata cara atau panduan bepergian, baik secara Fiqih atau tertib lalu lintas.

Mengenai kemudahan dalam memahami isi buku tersebut, Kiai Bahrul Widad sebagai pembanding mengatakan bahwa buku tersebut cocok dibaca oleh semua kalangan, baik akademisi atau pun orang awam.

Acara bedah buku yang dimulai sekitar pukul 14:00 WIB tersebut berakhir sekitar pukul 16:30 WIB. Hadir dalam acara ini, wakil rektor 3 Kiai M Mushthafa MA.

Penulis : Masykur Arif (LP2D)