Workshop Penyusunan Proposal Riset dan PkM, Bekal Mahasiswa INSTIKA Selama KKN

INSTIKA Kamis, 30 Juni 2022 06:06 WIB
123x ditampilkan Berita

Guluk-Guluk - INSTIKA - Model Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep tahun ini adalah KKN Integratif Berbasis Luaran. Dalam model ini, mahasiswa yang berkolaborasi dengan dosen pembimbing lapangan dituntut untuk melaksanakan riset dan pengabdian kepada masyarakat selama KKN. Dari sini diharapkan mahasiswa dan dosen menghasilkan laporan berupa hasil riset dan PkM sekaligus luaran berupa artikel jurnal dan laporan PkM.

Sehubungan dengan itulah, sebelum peserta KKN terjun ke lapangan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) INSTIKA menggelar Workshop Penyusunan Proposal Riset dan PkM bagi mahasiwa (peserta KKN). Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (28/06/2022) untuk putra di Aula Pertemuan INSTIKA, dan Rabu (29/06/2022) untuk putri di Aula Kampus Putri.

Kegiatan workshop ini sebagai bagian dari tahapan pelaksanaan KKN. Tujuannya, memberikan pengenalan dan pengalaman bagi mahasiswa dalam menyusun proposal riset dan PkM sekaligus penulisan artikel jurnal dan laporan PkM.

Penyaji dalam Workshop ini adalah dari pihak LP2M, yaitu Kepala LP2M Paisun, M.Pd.I., dan Sekretaris LP2M Mohammad Takdir, M.Hum. Sebagai penyaji pertama, Mohammad Takdir menyampaikan materi yang berkaitan dengan penyusunan riset dan artikel jurnal. Penyaji kedua, Paisun menyampaikan materi yang berkaitan dengan penyusunan proposal dan laporan PkM.

Dalam pemaparannya, Takdir mengatakan, untuk menghasilkan riset yang berkualitas, mahasiswa harus mencari dan memilih tema riset yang mutakhir dan aktual sesuai dengan kondisi riil di masyarakat.

"Tema riset yang dipilih dan dijadikan judul penelitian harus menunjukkan kebaruan atau novelty yang belum pernah dibahas oleh peneliti sebelumnya. Dalam Hal ini perlu mengidentifikasi dan mengulas penelitian terdahulu yang relevan dengan tema penelitian yang akan dilakukan," katanya.

Apabila bisa menunjukkan sudut pandang yang berbeda, lanjutnya, seperti kemampuan dalam mengkritisi teori, temuan penelitian dan fokus penelitian yang berbeda, maka hasil risetnya akan berpotensi menjadi penelitian yang berkualitas dan berbobot, baik secara teoritis maupun praktis.

"Dan yang terpenting metode yang digunakan harus valid dan sesuai dengan data-data di lapangan, baik data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dokumentasi maupun teknik lainnya," ujarnya.

Sementara itu, Paisun menyampaikan bahwa PkM harus menghasilkan sesuatu yang bernilai bagi masyarakat dan memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat. "Baik dalam bentuk pendampingan, pembinaan, penguatan, pengembangan, atau pemberdayaan kepada masyarakat," katanya.

Di bagian akhir kegiatan, kedua penyaji mengajari mahasiswa mencari referensi dari artikel jurnal, mencari jurnal yang sesuai tema riset, dan cara submit artikel ke jurnal berbasis OJS.

Penulis: Masykur Arif (LP2D)