Mahasiswa INSTIKA Lolos Seleksi Peserta Muktamar Pemikiran Mahasiswa Nasional I

INSTIKA Ahad, 14 Agustus 2022 10:18 WIB
271x ditampilkan Galeri Headline Berita

Guluk-Guluk - INSTIKA - Abstrak karya tulis ilmiah yang ditulis Wildani dan Siti Fitriyah sebagai persyaratan mengikuti Muktamar Pemikiran Mahasiswa Nasional I lolos seleksi. Kedua mahasiswa Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep ini siap hadir ke acara tersebut.

Sebelum mengikuti kegiatan, Wildani dan Siti Fitriyah harus mengirimkan artikel secara utuh (full paper) sesuai dengan abstrak yang lolos seleksi. Waktu pengiriman artikel dimulai tanggal 12 sampai 31 Agustus 2022.

"Kami saat ini tinggal melengkapi dan memperbaiki artikel yang kami tulis. Lalu akan mengirimkannya ke panitia muktamar sesuai waktu yang ditentukan," kata Wildani. Artikel itu akan dipresentasikannya pada saat kegiatan berlangsung.

Wildani dan Siti Fitriyah mengucapkan terima kasih kepada INSTIKA yang mengabarkan adanya kegiatan tersebut sekaligus memfasilitasi segala kebutuhan mahasiswa yang lolos seleksi untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Muktamar Pemikiran Mahasiswa Nasional I dengan tema "Peran Mahasiswa dalam Mengawal Moderasi Beragama di Indonesia" akan dilaksanakan pada Selasa-Rabu (6-7 September 2022) di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo.

Seluruh peserta yang lolos seleksi diundang untuk menghadiri kegiatan tersebut. "Alhamdulillah kami lolos seleksi, dan insyaallah kami akan menghadiri kegiatan tersebut. Segala persyaratannya sudah kami persiapkan," ujar Wildani.

Wildani dan Siti Fitriyah pada muktamar itu akan mempresentasikan artikelnya yang berjudul, "Moderasi Beragama di Pesantren: Strategi IPPNU dalam Mengimplementasikan Toleransi Beragama di Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk."

"Dalam artikel ini, kami menguraikan strategi apa saja yang digunakan IPPNU dalam menerapkan toleransi beragama di lingkungan Annuqayah," ujar Wildani.

Ia mengharapkan hasil penelitiannya itu dapat memberikan sumbangan bagi diskursus penerapan toleransi beragama di lingkungan pesantren.

Penulis: Masykur Arif (LP2D)