FEBI INSTIKA Bersama FEB UTM dan IDIA Desain Kurikulum MBKM

FEBI Kamis, 25 November 2021 20:50 WIB
57x ditampilkan Galeri Headline Berita

Prenduen – INSTIKA - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep bersama FEB Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dan FEBI Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan (IDIA) menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang desain kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di IDIA, Kamis (25/11/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh ketiga dekan fakultas tersebut, yakni Kiai Ahmad Majdi Tsabit, MM dekan FEBI INSTIKA, Dr. Sutikno dekan FEB UTM, dan Dr. KH.  Holilur Rahman, MHI dekan FEBI IDIA.

Menurut Kiai Ahmad Majdi Tsabit, tujuan kegiatan tersebut adalah mendesain dan membuat pedoman pengelolaan MBKM, mulai dari tingkat program studi, fakultas, hingga institut.

Pada kesempatan ini, Kiai Majdi juga menjelaskan bahwa INSTIKA pada umumnya dan FEBI khususnya memang sedang menggarap desain kurikulum MBKM. Diharapkan melalui kolaborasi antara tiga fakultas ekonomi dan bisnis dapat memudahkan dalam menyusun dan mangaplikasikan kurikulum tersebut.

Selain itu, diharapkannya INSTIKA di masa depan bisa mempunyai inkubator bisnis agar kerja sama tersebut bisa terwujud lebih konkret lagi. “Insyaallah ke depan, kami (INSTIKA, UTM dan IDIA akan merintis Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Madura yang berbasis syariah,” tambahnya.

Sementara itu, dekan FEB UTM Dr. Sutikno menyampaikan secara detail tentang proses konversi dari pedoman peraturan perundang-undangan sampai menjadi rencana pembelajaran semester atau RPS dalam setiap mata kuliah.

Menurutnya, MBKM penting dilakukan mengingat mahasiswa sekarang tergolong zaman milenial.  Karena itu, MBKM diharapkan menjadi solusi dalam peningkatan pembelajaran mahasiswa.

Di akhir acara, Dekan FEBI IDIA Dr. KH.  Holilur Rahman, MHI, selaku tuan rumah menutup acara dengan kaidah Ma aflaha man aflaha illa bisuhbati man aflaha” (Tidak akan sukses orang yang sukses kecuali berkolaborasi dengan orang yang sukses).  Diharapkannya, kerja sama tiga fakultas ekonomi terbesar di Madura ini bisa membawa kesuksesan yang sangat berarti.

Penulis: Masykur Arif (LP2D)