Mahasiswa INSTIKA Presentasi di Muktamar Pemikiran Mahasiswa Nasional I

INSTIKA Rabu, 7 September 2022 09:34 WIB
200x ditampilkan Galeri Headline Berita

Ponorogo - INSTIKA - Wildani mempresentasikan pemikirannya pada Muktamar Pemikiran Mahasiswa Nasional I, Selasa (6/09/2022) di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo.

Ia adalah mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep.

Pada muktamar itu, Wildani mempresentasikan artikelnya yang berjudul, "Moderasi Beragama di Pesantren: Strategi IPPNU dalam Mengimplementasikan Toleransi Beragama di Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk."

"Pada saat presentasi, saya menyampaikan temuan penelitian kami yang berkaitan dengan strategi yang digunakan IPPNU dalam menerapkan toleransi beragama di lingkungan Annuqayah," kata Wildani melaporkan kegiatannya.

Wildani tidak sendirian dalam menulis penelitiannya. Ia melakukan penelitian bersama Siti Fitriyah, teman sekelasnya di prodi PAI. Sayangnya, Siti Fitriyah tidak bisa hadir ke Muktamar. "Siti Fitriyah tidak bisa hadir ke acara karena ada halangan," kata Wildani.

Dalam pelaksanaan presentasi, lanjut Wildani, dibagi dalam lima kelompok yang masing-masing kelompok dikumpulkan berdasar tema artikel yang sejenis. Dan di masing-masing kelompok terdapat dua reviewer.

"Dengan bantuan moderator di masing-masing ruang, presentasi dilakukan dari pukul 13:30 WIB hingga 17:30 WIB. Di masing-masing paralel, presentator maju 3 orang langsung secara bersamaan, dan mempresentasikan artikelnya sesuai nomor urut," katanya.

Muktamar Pemikiran Mahasiswa Nasional 1 di IAIN Ponorogo dengan tema “Peran Mahasisawa dalam Mengawal Moderasi Beragama di Indonesia" merupakan kegiatan yang menyatukan berbagai pemikiran moderasi beragama di kalangan mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia. Pihak penyelenggara, kata Wildani, mengharapkan kegiatan ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dan menjadi motivasi bagi pihak lain untuk mengadakan kegiatan yang sama.

Wildani mengucapkan terima kasih kepada INSTIKA yang mendukung dan memfasilitasi segala kebutuhan dirinya yang mengikuti kegiatan tersebut.

"Tanpa dukungan dari INSTIKA, saya tidak mungkin bisa mengikuti kegiatan ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada para pimpinan dan dosen INSTIKA yang telah mengajari kami banyak hal, sehingga kami lolos mengikuti kegiatan ini," pungkasnya.

Penulis: Masykur Arif (LP2D)