Podcast RRI, Kaprodi PIAUD INSTIKA Jelaskan Pendidikan Ramah Anak

TARBIYAH Kamis, 22 Desember 2022 04:07 WIB
479x ditampilkan Galeri Headline Berita

Sumenep - INSTIKA - Ada tiga point yang menjadi concern Pendidikan Ramah Anak, yaitu pendidikan yang memenuhi kebutuhan dan hak anak, pendidikan yang membangun keterlibatan anak, dan pendidikan yang memberikan perlindungan kepada anak.

Hal itu disampaikan Mohammad Afnan, M.Pd.I., Ketua Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep saat Podcast On Air Pengarus Utamaan Gender (PUG) dengan tema Pendidikan Ramah Anak, Rabu (21/12/2022), melalui Frekuensi FM 101.3 Mhz, AM 1098 Khz, dan RRIplay Go.

Podcast yang digagas LPTNU dengan Pro1 RRI itu dimulai pukul 10:00 WIB. Ririn, selaku presenter dalam podcast itu membuka perbincangan dengan pertanyaan tentang apa sebenarnya Pendidikan Ramah Anak?

Mohmmad Afnan menjelaskan bahwa terdapat tiga point yang menjadi perhatian Pendidikan Ramah Anak. Pertama, memenuhi kebutuhan dan hak anak. Kedua, membangun keterlibatan anak. Dan, ketiga, memberikan perlindungan  kepada anak.

Dalam tanya jawab berikutnya, Mohammad Afnan menjelaskan tentang definisi anak sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2014. Menurutnya, anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan.

Dia juga menjelaskan, ada 6 komponen Pendidikan Ramah Anak, yaitu Kebijakan; Pendidik dan Tenaga Kependidikan Terlatih; Pelaksanaan Proses Belajar yang Ramah Anak; Sarana dan Prasarana Ramah Anak; Partisipasi Anak; Partisipasi Orang Tua, Alumni, Organisasi Kemasyarakatan, dan Dunia Usaha.

Ditegaskannya, Pendidikan Ramah Anak merupakan suatu pendekatan/paradigma dari pengajar menjadi pembimbing, orang tua dan sahabat anak; memberikan teladan perilaku yang benar dalam interaksi sehari hari di satuan pendidikan; memastikan orang dewasa di satuan pendidikan terlibat penuh dalam melindungi anak dari ancaman yang ada di satuan pendidikan; memastikan orang tua dan anak terlibat aktif dalam memenuhi 6 (enam) komponen SRA.

Dalam beberapa penjelasanya di Talkshow tersebut, Mohammad Afnan mengabarkan bahwa Pendidikan Ramah Anak menjadi distingsi dari visi & misi serta profil lulusan Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) INSTIKA.

Dalam kesempatan itu, Kaprodi PIAUD INSTIKA juga mensosialiasikan visi misi dan program kerja Prodi PIAUD INSTIKA yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, yaitu kerja sama dengan IGTKI, IGRA dan HIMPAUDI untuk membentuk Konsorsium Ramah Anak di Kabupaten Sumenep. "Penguatan brand distingsi Pendidikan Ramah Anak sebagai visi dan misi pembeda prodi PIAUD bisa dilakukan dalam berbagai event, termasuk di RRI,”  tambahnya.

Penulis: Masykur Arif (LP2D)