Pertama di INSTIKA, Skripsi Mahasiswa Diuji Terbuka

INSTIKA Ahad, 15 Agustus 2021 16:37 WIB
249x ditampilkan Galeri Headline Berita

Guluk-Guluk - INSTIKA - Fakultas Ushuluddin membuat sejarah baru di lingkungan civitas akademika Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep. Pasalnya, Ushuluddin menggelar Munaqasyah atau Ujian Terbuka skripsi mahasiswa, Ahad (15/8/2021), secara daring.

Menurut dekan fakultas Ushuluddin, Dr Fathurrosyid MThI, umumnya skripsi itu diuji oleh pihak internal kampus. "Tapi kali ini, saya dan teman-teman di fakultas Ushuluddin INSTIKA sepakat untuk mengadakan munaqasyah skripsi daring dan terbuka untuk umum sekaligus dengan mendatangkan penguji eksternal," katanya.

Dari ujian terbuka ini diharapkan mahasiswa semakin giat dalam belajar. "Harapan yang lebih luas, INSTIKA semakin maju baik secara kuantitas maupun kualitasnya," tambah Dr Fathurrosyid.

Menurut wakil rektor 3 M. Mushthafa MA, sebenarnya ide untuk menggelar munaqasyah skripsi secara terbuka dengan menghadirkan penguji eksternal sudah muncul lama,  tetapi tidak kunjung terlaksana. "Sekali lagi, kami mendorong fakultas Ushuluddin untuk memulai hal itu di tahun ini. Dan alhamdulillah sekarang terlaksana," kata mantan dekan fakultas Ushuluddin ini.

Terdapat dua skripsi yang diuji terbuka, yaitu pertama skripsi yang ditulis Alfan Sidqan mahasiswa prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IQT) berjudul, "Fenomena Fanatisme terhadap Keturunan Nabi Muhammad Saw di Indonesia (Studi Komparatif Tafsir Sunni dan Syi'i)."

Kedua, skripsi yang ditulis Elliyatul Munawwarah mahasiswi prodi Tasawuf dan Psikoterapi (TP) dengan judul," Strategi Kendali Diri dalam Mengatasi Isu Negatif dan Ujaran Kebencian di Media Sosial Facebook (Studi Kasus Pemilihan Bupati Sumenep 2020)."

Masing-masing skripsi itu diuji oleh dua penguji eksternal dan satu penguji internal. Untuk skripsi yang ditulis Alfan Sidqan penguji eksternalnya adalah Dr Aksin Wijaya MAg dosen Pascasarjana IAIN Ponorogo, dan KH. Ma’ruf Khozin direktur ASWAJA NU Center PWNU Jawa Timur. Sedangkan penguji internalnya adalah Dr Ach Maimun MAg direktur Pascasarjana INSTIKA. Sementara dosen pembimbingnya yang sekaligus mengatur jalannya sidang adalah Dr Fathurrosyid MThI.

Sementara itu, peserta sidang Elliyatul Munawwarah penguji eksternalnya adalah Fitriyati SPsi, MSi, psikolog dan kaprodi Tasawuf dan Psikoterapi FUHUM UIN Walisongo Semarang, dan Rika Iffati Farihah MA founder Neswa.id dan Alumnus S2 Psikologi. Sedangkan penguji internalnya adalah Masykur Arif MHum dosen Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin INSTIKA. Sementara Dosen Pembimbingnya yang sekaligus mengatur jalannya sidang adalah Nuzulul Khair SPsi, MA, kaprodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin INSTIKA.

Dr Fathurrosyid selaku dekan Ushuluddin mengharapkan, segala bentuk masukan, kritikan atau pun koreksi, baik dari penguji eksternal dan internal dapat dipahami dengan baik oleh mahasiswa yang bersangkutan. Sehingga, harapan dekan selanjutnya, setelah diperbaiki skripsi itu menjadi semakin bagus dan semakin layak untuk dipublikasikan.

Penulis: Masykur Arif (LP2D)